Selasa, 11 Desember 2012

Generasi Muda Sebagai Investasi Masa Depan



Oleh :
Tresna Mochamad Muharam

Dewasa ini sering kita lihat dari berbagai sumber media tentang maraknya tawuran antar pelajar. Bukan hal yang aneh lagi, di beberapa tempat di indonesia sering terjadi tawuran antar pelajar. Pemicunya hanya masalah sepele, saling mengejek, hanya untuk meminta perhatiannya atau meminta untuk dihargai.
Semakin panjang kasus tawuran antar pelajar dengan ditambahnya kasus yang baru-baru ini menggemparkan dunia pendidikan Indonesia. Aksi tawuran pelajar SMAN 6 dan SMAN 70 di Jakarta dengan menambahnya level anarkis pelajar, yang menyebabkan salah seorang pelajar tewas dalam kejadian itu. Ini merupakan salah satu gambaran dunia pendidikan di Indonesia. “Pendidikan adalah fondasi dari kebebasan, demokrasi, dan terciptanya masyarakat yang berkembang”, kata-kata tersebut yang dikutip dari Mantan Sekjen PBB, Kofi Annan, menyampaikan pesan bahwa pendidikan merupakan hal yang mendasar dan menjadi ukuran untuk kemajuan bangsa di masa depan. Jika gambaran generasi muda yang dimaksud seperti aksi tawuran pelajar di Jakarta waktu lalu, bagaimana kemajuan bangsa Indonesia di masa depan?.
Jika dianalogikan generasi muda tersebut seperti sebuah bibit kacang hijau, maka orang yang menamnya adalah pengarah, pengajar, dan pembuat kebijakan. Generasi muda bukan hanya tanggungjawab pembuat kebijkan dalam hal ini pemerintah, tapi juga tangguangjawab pengarah yaitu orang tua, masyarakat, dan pengajar sebagai orang tua di lingkungan sekolah.
Seperti halnya menanam kacang hijau, agar  tanaman itu bagus, subur dan tumbuh dengan baik maka tanaman harus dirawat dan di beri perlakuan yang baik. Begitu juga dengan para pelajar sebagai generasi penerus di masa datang, harus diberi perlakuan dengan baik. Perlakuan yang baik harus di tananam sejak dini untuk membentuk karakter pelajar yang unggul, dengan cara meningkatkan “ASK”, apa itu “ASK”?, Attitude, Skill, dan Knowledge. Karakter pelajar yang baik bisa di lihat dari sikapnya (Attitude), sikap terhadap lingkungan, masyarakat, dan diri sendiri. Kecakapan, kepandaian, dan keterampilan (Skill), merupakan bekal bagi pelajar untuk membentuk peradaban yang madani. Pengetahuan (Knowledge) bagi generasi muda merupakan modal untuk bersaing secara sehat dengan orang-orang hebat.
Pendidikan berkarakter yang merupakan pompa pendorong untuk majunya negeri ini. Mencetak generasi-generasi yang berpotensi tinggi merupakan cita-cita bagi setiap negara. Dengan adanya pendidikan berkarakter, potensi generasi muda bisa terarah dan membentuk generasi yang unggul dan dapat bersaing di kancah internasional. Itulah generasi muda sebagai investasi masa depan yang akan membentuk peradaban yang madani.

0 komentar:

Poskan Komentar

Dies Natalis PSB 2013 Dies Natalis PSB 2013 HIMAGRETO IPB HIMAGRETO IPB